Materi Teks Khutbah Jum'at Mensiasati Umur Pendek Namun Amal Jariyah Terus Mengalir

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

khutbah jumat
Berikut Naskah/Teks/Materi Khutbah Juma'at Dengan judul "Mensiasati Umur Pendek Namun Amal Jariyah Terus Mengalir"


Khutbah Pertama:
bacaan khutbah jumat
bacaan khutbah jumat
bacaan khutbah jumat

Kaum muslimin rahimakumullah...
Allah S.W.T telah mentakdirkan bahwa umur kita zaman sekarang, umurnya ummat nabi Muhammad S.A.W pendek, kisaran 70-80 kadang jarang-jarang ada yang 90-100 tahun. Beda dengan ummat-ummat terdahulu, mereka diberi umur kisaran 1000 tahun. Nabi Nuh A.S misalnya, Qur'an menyebut umurnya :

khutbah jumat
Nabi Nuh A.S, hidup diantara masyarakatnya 1000 tahun kurang 50 tahun, berarti umurnya 950 tahun. 

Kaum muslimin rahimakumullah...
Ummat terdahulu yang memang umurnya panjang tentu mempunyai kesempatan panjang untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya, untuk bisa beramal soleh sebanyak-banyaknya. namun bagaimana kita ummat islam sekarang, yang umur kita pendek, bisakah kita yang denagn umur pendek itu mendapatkan pahala seperti ummat terdahulu, bahkan tidak kala dengan ummat terdahulu.

Kaum muslimin rahimakumullah...
Kadang dengan umur pendek itu masih ada masalah, kita dulu belum melaksanakan ibadah, dan baru melaksanakan ketika sudah berumur 60. Bisakah standar umur 60 lalu kita mati umur 80 tahun, hanya punya waktu 20 tahun mengejar kebaikan, pahala seperti ummat-ummat terdahulu.

Kaum muslimin rahimakumullah...
Allah yang maha pengasih dan maha penyayang tentu memberikan kesempatan kepada kita asal kita punya niat baik untuk mengumpulkan pahala kebaikan sebaanyak-banyaknya. Antara lain Allah memberi kesempatan kepada kita lewat sholat berjamaah. Andai ada waktu 20 tahun atau 10 tahun dan kita terus melaksanakan sholat 5 waktu secara berjamaah selama 10 tahun, punya waktu 10 tahun berjamaah terus sama dengan orang tidak berjamaah selama 270 tahun.

Karna kenapa demikian? sekali sholat berjamaah nilainya 27 kali sholat tidak berjamaah, kalau sehari kita tidak berjaah terus, sama dengan 27 hari kita tidak berjamaah dan kalau setahun kita berjamaah terus sama dengan 27 tahun tidak pernah berjamaah. 

Kaum muslimin rahimakumullah...
Bagi kita yang memang umur kita pendek, apalagi kita baru-baru saja bertaubat, baru saja diberi keinsafan oleh Allah S.W.T jangan sia-siakan kesempatan untuk sholat berjamaah, dengan sholat berjamaah itu kita akan mendapatkan kelipatan pahala sebanyak-banyaknya.

Kaum muslimin rahimakumullah...

Yang kedua:
Seringlah bersilaturahim, kalau di kampung atau daerah kita ada majelis, ada sholawatan, ada yasinan, ada khataman Al-Qur'an dan kita mempunyai kesempatan maka ikutlah. Kalau di lingkungan kita ada majelis ta'lim maka ikutlah. Dengan sering ikut bersilaturahmi itu maka akan ada ribuan orang mengenal kita, akan ada ribuan orang yang akrab dengan kita, merekalah yang akan melayat saat kita mati, merekalah yang akan mendo'akan saat kita mati, merekalah yang akan mensholati mayit kita ketika kita mati nanti.

Kaum muslimin rahimakumullah...
sangat beda orang mati yang di sholati satu dua orang dengan orang mati yang disholati banyak orang. di sholati banyak orang, dibacakan Al-fatihah oleh banyak orang, tentu makin banyak pahala yang akan mengalir ke diri kita. Oleh karena itu kesempatan emas kita untuk medapat pahala sebanyak-banyaknya lewat do'a orang-orang yang kita akrab, lewat do'a orang-orang yang sering kita bersilaturahim, sering kumpul dalam majelis-majelis. Inilah Hablumminannaas, berkomunikasi, berinteraksi baik dengan sesama masyarakat, dan faedahnya adalah akan banyak yang mensholati kita, mendoakan kita ketika kita mati kelak.

Kaum muslimin rahimakumullah...

Yang ketiga: 
Barangkali ada sisa rezeki, ada rezeki melimpah, barangkali di masjid ada kesempatan untuk beramal jariyah, maka beramal jariyah lah. barangkali di tempat kita ada musholah, ada pesantren, ada madrasah yang dibangun, maka bantulah, barangkali di tempat kita ada guru-guru ngaji yang perlu uluran bantuan dari kita, bantulah mereka. Siapa tahu musholah yang kita bangun, siapa tahu masjid yang kita bangun, siapa tahu madrasah yang kita bangun, siapa tahu guru ngaji yang kita bantu ternyata manfaat, musholah itu manfaat, madrasah itu manfaat dan berumur sampai ratusan tahun, selagi madrasah itu belum rusak, selagi ilmu itu masih diamalkan, selagi masjid yangkita bangun masih berdiri, maka sajak itu pula kita akan mendapat pahala dari Allah S.W.T.

Umur kita pendek, kita mungkin mati tahun depan, namun pahala kita mengalir  masih ratusan tahun lantaran kita mempunyai amal jariyah.

Kaum muslimin rahimakumullah...

Yang terakhir:
Kalau kita dianugrahi anak, keluarga, didik dengan sebaik-baiknya supaya menjadi anak sholeh. Kita berharap besar barangkali sholat kita tidak diterima allah, barangkali wirid atau zikir kita tidak diterima Allah, barangkali puasa senin kamis kita tidak diterima Allah, kalaupun kita punya anak sholeh sholehah dan mereka sering mendoa'akan, sering datang ziarah kubur kita. Maka pada akhirnya pahala akan mengalir kepada kita.

Kaum muslimin rahimakumullah...
Itulah beberapa kesempatan yang perlu kita lakukan untuk mensiasati umur pendek, namun kita tetap mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya.

Semoga Allah S.W.T selalu membimbing kita kejalan yang benar yang di ridhoi Allah S.W.T

bacaan khutbah jumat
Khutbah Kedua:


bacaan khutbah jumat

bacaan khutbah jumat

Naskah ditranskip dari khutbah KH. Marzuqi Mustamar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel